Skip to content

Element

November 18, 2010

abis lihat kaskus dan ada yg lagi ngebahas Avatar: The Last Airbender. dan karena baru inget klo gw masih punya blog, iseng2 gw mau ngebahas tentang elemen.

Ada beberapa pengklasifikasian elemen, tapi gw mau ngebahas yang dasar, Cina, dan Jepang aja, karena ini yang paling gampang.

1. Classical Element

Ini klasifikasi yang paling universal dan paling sering digunakan. Ini juga klasifikasi yang dipakai di Avatar. Di sini elemen dibagi menjadi 4 (angin, api, tanah, air), dan tiap elemen punya 2 dari 4 sifat yang ada (panas, kering, dingin, basah).

Four Classical ElementsAir/Angin: Sifat primer basah, sifat sekunder panas

Fire/Api: Sifat primer panas, sifat sekunder kering

Earth/Tanah: Sifat primer kering, sifat sekunder dingin

Water/Air: Sifat primer dingin, sifat sekunder basah

 

Pengklasifikasian ini dan sifat2nya juga dipakai dalam ilmu yang dipopulerkan oleh Nicholas Flamel: Alchemy. Para Alchemist (orang2 yang mempraktekkan alkemi) percaya dengan menambahkan suatu sifat/elemen pada satu benda, maka benda tersebut dapat berubah menjadi benda lain. kapan2 gw akan membahas alkemi ini.

2. Wu Xing

Wu Xing dapat diartikan sebagai 5 Elemen/5 langkah. Ini adalah pengklasifikasian yang dipakai oleh orang cina. lucunya, Avatar, yang didasarkan dari peradaban cina (kalau dilihat dari orang2ny dan arsitekturny) tidak memakai klasifikasi ini, tapi memakai elemen klasik. Elemen cina ini memiliki suatu siklus kehidupan (生, shēng) dan kehancuran (剋/克, )

Siklus Kehidupan:

Kayu memberi makan Api

Api membuat Tanah (Abu)

Tanah mengandung Metal

Metal membawa Air (seperti dalam ember atau tempat air, atau kondensasi Air di Metal)

Air menghidupi Kayu

dan apabila siklusnya kita balik:

Kayu menyerap Air

Air mengkaratkan Metal

Metal menghancurkan Tanah

Tanah menutupi Api

Api memakan Kayu

Siklus Kehancuran

Kayu memisahkan Tanah

Tanah menyerap Air

Air memadamkan Api

Api melelehkan Metal

Metal memotong Kayu

gw pertama melihat susunan elemen ini di komik Yu-Gi-Oh, dimana waktu itu Yugi berduel menggunakan kartu dengan naga2 elemen (sebelum permainan Duel Monster). Dia memakai susunan elemen ini dalam duel tersebut.

3. Five Elements (Japan Philosophy)

Ada 2 pengklasifikasian elemen di jepang, gogyō (五行) yang didasarkan dari 5 elemen Cina di atas, dan godai (五大) yang berasal dari Buddhisme. Gw akan membahas yang kedua sekarang.

Susunan elemen ini dikenal secara luas dari tulisan Miyamoto Musashi, Gorin-no-sho (The Book of Five Rings), yang menggambarkan aspek2 berpedang dengan menghubungkan tiap aspek ke tiap elemen. 5 elemen ini mirip dengan elemen klasik, dengan tambahan Lighting (sering diartikan dengan Void).

Chi (地)

Chi/Tsuchi berarti Tanah, menggambarkan benda2 yang keras dan solid. Dalam tubuh manusia, Chi mewakili tulang, otot, dan jaringan tubuh. Secara emosional, Chi mewakili kekeras-kepalaan, stabilitas, dan fisikalitas.

Ka (火)

Ka/Hi berarti Api, menggambarkan benda2 bergerak dan energik. Dalam tubuh manusia, Ka mewakili metabolisme dan panas tubuh. Secara emosional, Ka mewakili nafsu dan semangat.

(風)

Fū/Kaze berarti Angin, menggambarkan benda2 yang berkembang dan bebas bergerak. Dalam tubuh manusia, mewakili pernapasan. Secara emosional, mewakili pemikiran terbuka dan kebebasan.

Sui (水)

Sui/Mizu berarti Air, menggambarkan benda2 yang cair, mengalir, dan tak berbentuk. Dalam tubuh manusia, Sui mewakili darah dan cairan tubuh. Secara emosional, Sui mewakili adaptasi dan perubahan.

(空)

Kū/Sora berarti kekosongan, namun dapat juga diartikan sebagai langit atau surga, menggambarkan hal2 yang berada diluar kehidupan kita sehari-hari, biasanya merupakan energi murni. Dalam tubuh manusia, mewakili ruh dan pikiran. Secara emosional, mewakili kreativitas.

mungkin kalian juga pernah melihat susunan elemen ini, yaitu dalam komik Naruto. Disitu Naruto memiliki angin () dan Sasuke dengan Api (Ka) dan Petir (), meskipun sebenarnya petir dapat dianggap sebagai perpanjangan dari Ka.

Dan begitulah pembahasan tentang elemen, cukup menarik sebenarnya, terutama dalam filosofi Jepang yang dihubungkan dengan sifat dan tubuh. Mungkin kapan2 gw akan mencoba membahas lanjutan dari elemen2 ini, Alkemi.

Iklan

creative, fun, and friendly

Oktober 10, 2010

bosan belanja dengan kantong plastik kresek? takut dengan dampak plastik pada lingkungan? mungkin kalian bisa mencoba menggunakan kantong recycle ini.selain ramah lingkungan, desainnya pun menarik!

menarik dan ramah lingkungan

dengan kantong ini, kalian bisa membantu menyelamatkan lingkungan, dan juga tetap tampak bagus dengan menggunakannya!

kreatif? aneh? berbeda?

Oktober 10, 2010

kreatif itu apa ya? kalo dilihat dari kata-katanya kan berasal dari create, berarti membuat. kalo menurut gw sih, kreatif itu berarti bisa melakukan atau membuat sesuatu dari bahan atau cara yang tidak lazim. memang agak sempit, luasnya menurut gw “lain daripada yang sama”.

“lho, bukannya lain daripada yang lain?”

kalo lain daripada yang lain, berarti sama dong. lawannya lain kan sama. jadi harus lain daripada yang sama, biar beda.

kata temen gw, kreatif itu berarti punya banyak cara. lebih ambigu, tapi juga pemakaiannya menjadi lebih luas.

memang banyak pengertian tentang kreatif, bahkan kadang arti kreatif itu lebih kreatif dari kata kreatif itu sendiri…

“kalo negara paling kreatif menurut lu apa?”

menurut gw yang paling kreatif itu… jepang. karena kalo kita lihat, jepang udah mengeluarkan banyak sekali produk yang mendunia, bahkan mereka masih melakukan inovasi sampai sekarang. malah kadang-kadang, saking kreatifnya, kita malah geleng-geleng kepala sendiri karena barang yang mereka buat itu sebenarnya tidak terlalu penting, bahkan terkesan useless untuk sebagian besar orang. berikut beberapa contohnya:

Untuk yang pilek dan butuh tissue cepat

atau yang satu ini

tidak suka mie yang panas saat akan dimakan?

meskipun begitu memang banyak juga ide-ide mereka yang aneh tapi juga keren, seperti ini

saat ingin ke pantai tapi hujan

lanjut ke pokok pembahasan berikutnya!

***

“apa perusahaan paling kreatif?”

gw bakal bilang apple, kenapa? bisa dilihat dari produk mereka bahwa mereka benar-benar bisa membaca apa yang orang-orang mau untuk ke depannya, sehingga apa yang mereka keluarkan selalu sukses. bahkan mereka punya semacam “sekte” yang selalu setia dan membeli barang-barang mereka.

memang banyak orang bilang barang-barang apple mahal, tapi inovasi memang tidak murah kan. kreatif memang tidak bisa dihargai setengah-setengah saja. tanpa produk atau marketing yang kreatif, perusahaan kita tidak akan sukses.

10.10.10, sakral untuk semua

Oktober 10, 2010

ok, baru pulang dari pasar seni dan menggila bersama teman-teman gw. untungnya gw masih punya sistem pertahananuntuk tidak terlalu ngabisin duit disana buat beli barang-barang, yaitu males liat stand karena penuh ama orang!

itu bener-bener event paling penuh yang pernah gw datengin, hands down. ampe pusing gw liat orang dah kayak cendol yang tinggal dikeruk, ditaro gelas, ditambahin gula, santen, sama es, jadi es cendol (efek kepanasan disana).

entah kenapa, matahari kayaknya juga bersemangat banget hari ini, atau mungkin karena pawang hujan yang sukses, jadinya bukan cuma awan hujan yang pergi,tapi semua awan ikutan pergi! bener-bener,udah panas, penuh orang pula! sungguh hebat angka 10.10.10 yang bisa menarik beribu-ribu orang ke bandung untuk dateng ke pasar seni. atau mungkin pasar seni yang hebat, karena bisa membuat orang datang ke pasar seni dan bukan pergi ke pernikahan indra bekti (mungkin karena ga diundang juga ya…).

all in all, the event is GREAT!!! YEAY!!! gw cukup having fun disana, walaupun cuma jalan-jalan doang dan ga masuk ke wahana manapun, tapi gw seneng karena acara itu bisa menunjukkan bahwa anak ITB bukan cuma bisa belajar, tapi juga bisa berkarya dan bekerja-sama untuk membuat event empat-tahunan yang sebesar itu. semoga ramalan kiamat 2012 itu ga terjadi (walaupun gw juga ga percaya) biar gw bisa dateng pasar seni ITB 2014 nanti (amin).

sekarang… ngisi blog buat UTS sama belajar buat UTS besok T-T…

Kok Ramara?

Oktober 9, 2010

Nama gw Ramara Arief Kurniawan. Gw mau mencoba menjelaskan arti dari nama gw yang agak tidak lazim ini. Tidak ada yang aneh dengan Arief dan Kurniawan, karena itu nama yang cukup umum. Tapi kenapa Ramara? Bukan Rama saja, atau Ramadhan? “Kalo Rama kan udah banyak dan ada dimana-mana, tapi gw baru denger Ramara…”

Mungkin ada beberapa orang yang pernah menanyakan ini ke gw, dan gw jadi menjelaskan asal mula nama Ramara tersebut. Jadi biar g ada yang nanya lagi, gw mau coba ngejelasin arti nama gw disini.

Ramara adalah singkatan dari Raden Mangkunegara, gelar yang didapatkan oleh ayah gw saat menikah, sesuai dengan adat istiadat komring, salah satu suku di Sumatera Selatan. Adik gw juga mengikuti nama ini, namanya Demara Bijak Kurniawan, dimana Demara diambil dari RadeMangkunegara. Menarik bukan?

“Lah, kalo dari Sumatera kok namanya jawa?”

Nah, kalo yang itu ada sejarahnya… dan agak panjang, tapi intinya kalo g salah karena waktu itu Sumatera Selatan dikuasai oleh kerajaan Jawa (Majapahit kalo g salah…), jadilah bahasa asli orang-orang Sumatera Selatan mirip dengan bahasa Jawa.

Lanjut ke masalah Arief, sebenarnya tidak ada yang aneh disini, karena orangtua gw mau gw jadi orang yang “arief dan bijaksana” (walaupun ‘bijak’nya diambil sama adek gw). Tapi menurut gw Arief itu adalah “Aneh Rusuh Iseng Extraordinary Freak”. Yah, singkatan asal-asalan yang kayaknya pas dengan sifat gw yang g jelas ini.

Yang terakhir, Kurniawan, nama yang juga dipake sama adek gw. Aslinya arti Kurniawan dibagi dua, Kurnia yang berarti gw adalah kurnia buat kedua orang tua gw, dan Wan, potongan dari nama kakek buyut gw (yang ini gw lupa kepanjangannya apa).

Jadi gw rasa itulah arti dari nama gw, soal nama-nama lain yang gw punya, mungkin akan gw jelasin nanti. Jadi gw harap sekarang g ada lagi orang yang salah paham dan menganggap gw CEWEK liat nama depan gw karena mereka kira itu bukan RAMARA, tapi TAMARA!!! T-T

Hello world!

Oktober 9, 2010

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!